Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi (FPPTI) Wilayah Jawa Tengah menggelar acara sosialisasi daring tentang aplikasi Compalatio sebagai solusi dalam pencegahan plagiarisme, yang diselenggarakan pada 20 November 2025 pukul 10.00-12.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah dan menghadirkan Nisrina Salma sebagai narasumber, yang berperan sebagai Trainer dan Product Specialist dari Compalatio. Dalam acara ini, Nisrina membagikan wawasan mengenai fitur-fitur utama yang dimiliki oleh aplikasi Compalatio untuk mendeteksi plagiarisme dan penggunaan AI dalam tulisan akademik.

Ketua FPPTI Jawa Tengah, Suwondo, S.Hum., M.Kom, menyambut baik pelaksanaan acara ini, yang diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya menjaga keaslian karya ilmiah di kalangan civitas akademika. Dalam sambutannya, Suwondo menyampaikan bahwa penerapan teknologi yang tepat untuk mendeteksi plagiarisme merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di wilayah Jawa Tengah. “Sebagai bagian dari upaya untuk mendukung integritas akademik, acara ini memberikan kesempatan bagi para pustakawan dan pengelola perpustakaan perguruan tinggi untuk mengetahui solusi terbaru dalam pencegahan plagiarisme,” ujarnya.

Compalatio, yang telah memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dalam mendeteksi plagiarisme, menawarkan berbagai fitur canggih yang dapat membantu institusi pendidikan dalam membangun budaya keaslian di kalangan mahasiswa dan pengajar. Aplikasi ini tidak hanya mendeteksi plagiarisme dari berbagai sumber, tetapi juga mampu mengidentifikasi teks yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI), seperti yang ditemukan pada konten yang dihasilkan oleh alat-alat seperti ChatGPT atau Gemini. Dengan lebih dari 1.100 sekolah yang telah menggunakan layanan ini dan tersebar di lebih dari 45 negara, Compalatio menjadi pemimpin dalam bidang deteksi plagiarisme berbasis AI.

Selain itu, aplikasi ini menyediakan berbagai paket yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan institusi atau individu. Untuk institusi pendidikan tinggi, ada paket Magister dan Magister+ yang dirancang untuk membangun budaya keaslian dan kesadaran akan hak kekayaan intelektual di kalangan mahasiswa. Paket ini juga dilengkapi dengan perangkat untuk mengevaluasi kesesuaian tulisan dengan pedoman editorial yang berlaku. Sedangkan untuk individu, Compalatio menawarkan Studium, yang memungkinkan mahasiswa untuk memeriksa keaslian tugas mereka sebelum diserahkan, membantu mereka menghindari sanksi yang terkait dengan plagiarisme atau penggunaan AI yang tidak tepat.

Aplikasi ini juga dilengkapi dengan alat deteksi teks yang diubah (altered texts) dan plagiarisme tersembunyi, yang dapat mengidentifikasi perubahan kecil dalam teks yang bertujuan untuk mengelabui alat deteksi plagiarisme. Fitur ini sangat penting dalam menjaga keaslian tulisan akademik, mengingat semakin banyaknya teknik yang digunakan untuk menyembunyikan plagiarisme.

Dengan adanya acara sosialisasi ini, FPPTI Jawa Tengah berharap dapat memberikan wawasan baru bagi perguruan tinggi dan pustakawan dalam mengelola dan memperkuat strategi anti-plagiarisme mereka, serta memastikan keaslian setiap karya yang dihasilkan. “Melalui aplikasi seperti Compalatio, kita dapat memberikan dukungan nyata kepada lembaga pendidikan untuk menjaga integritas akademik dan membangun kepercayaan dalam publikasi ilmiah,” tambah Suwondo.

Acara ini tidak hanya memberikan informasi teknis tentang penggunaan aplikasi, tetapi juga menjadi wadah untuk berdiskusi tentang pentingnya kesadaran kolektif terhadap masalah plagiarisme dalam dunia pendidikan. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang penggunaan teknologi yang tepat, diharapkan para peserta dapat lebih proaktif dalam menerapkan langkah-langkah pencegahan plagiarisme di kampus mereka masing-masing.

Materi :

Proposal Penawaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *